Archive

Archive for the ‘Puisi Tsunami’ Category

Bahagia Bukan Milik Hari Ini

December 26th, 2008

Aceh merana
Indonesia pun berduka
dunia pun nestapa
Solidaritas datang
berduyun
dari seluruh dunia

tiba-tiba bahagia itu ada
menyelinap dalam puing-puing
yg berserak
di antara gelimpangan mayat-mayat
korban tsunami
haru biru kalbu ini Read more…

Koleksi Puisi, Puisi Tsunami , ,

Atjeh di Penghujung Kata (Tsunami 2004)

December 26th, 2008

Puisi: Iman Arifandi

Lahir aku di bumimu Ibu
Lahir aku pada puisi membisu
Bisu pada tanah yang tak ramah
Bisu pada laut yang kalut
Apakah aku harus berpegang
Pada ganggang berhulu pedang
Coba hadang maut
yang membentang
Sedang aku tahu

Aku hanya punya puisi
Dikala aku membendung amarah Read more…

Koleksi Puisi, Puisi Tsunami , ,

Denang Seratus Ribu Kunang-kunang (sebuah catatan belum selesai)

December 26th, 2008

Puisi: Hoesnizar Hood

Denang oi,
Jangan sebut namanya
Aku tak mau dengar namanya
Karena sekalipun tidak dimimpipun enggan
Aku tak tau engkaupun tidak
Jauh dari seribu bayangan
Tapi tiba-tiba dia datang

Dan terbanglah seratus ribu kunang-kunang
Menjadi cahaya disatu pagi tak berwarna Read more…

Koleksi Puisi, Puisi Tsunami , ,

Sebuah Tanya untuk Aceh

December 26th, 2008

Puisi: Tsi Taura

Lewat layar-layar kaca kita saksikan
gelombang tsunami
Mengejar anak-anak manusia
Menerjang, menghempas ganas siapa saja
tak pandang usia atau jabatan
Mayat-mayat pun bergelimpangan di jalan-jalan
Berselimut koran-koran bekas
Plastik-plastik cabik dan ada pula terbujur kaku
Mengenaskan tanpa sehelai daun pun Read more…

Koleksi Puisi, Puisi Tsunami , ,

Tsunami

December 26th, 2008

-Yudhistira ANM Massardi-

Ya Allah, ampuni kami …!
Azab-Mu begitu dahsyat dan nyata
Tetapi kami begitu angkuh dan sombong
Kami ingkari dan dustakan Kamu
Kami zalimi kaum dan agama kami
Kami berhalakan harta dan kekuasaan kami
Kami sekutukan Kamu dengan semua nafsu

Sudah keterlaluan kemungkaran kami
Kami hinakan ruh dan seluruh ciptaan-Mu Read more…

Koleksi Puisi, Puisi Tsunami , ,