Archive

Archive for the ‘Yusrizal KW’ Category

SUATU HARI

November 10th, 2008
suatu hari sepanjang tubuhmu aku bergerak melihat sebuah kota dengan arakan anak-anak kugeserkan diri, ke sudut mengalihkan mimpi malam yang kelam
Padang 1999

Yusrizal KW , , , , ,

KEPADA BUKU HARIAN

November 10th, 2008
aku bertemu laut orang-orang menunggu ombak memakan bencana dalam cinta kubiarkan pantai melebar ke sudut hatiku yang tinggal secuil kulihat perahu berlayar membawa jiwa-jiwa pingsan karena tubuhnya telah menjadi negeri yang tiada cinta
Padang 1999

Yusrizal KW , , , , ,

NASIB TERCORENG ARANG

November 10th, 2008
berkali-kali kau mengenakan arang di keningku aku selalu menutupinya dengan rambut tetapi angin selalu menyingkapnya dengan kepura-puraan kukatakan alam telah melukiskan nasib menutup diri yang terbuka malunya pada siapa saja, tak terkecuali burung dan batu-batu untuk sekali saja aku telah menekur setelah itu terlalu berat mengangkat wajah karena arang telah menuliskan penyimpangan hidup di keningku: sebuah bangsa kehilangan peradaban kekuasaankah itu sungai-sungai bertuba aku terkesiap penuh muram memetik ketidakmanusiaan di negeri yang mati cinta kasihnya
Padang 1999

Yusrizal KW , , , , ,

KEJADIAN DARI LEPAS AKAL SEHAT

November 10th, 2008
aku telah membelah diriku sendiri menjadi angin, air, dan api masa lalu sebagai dedebuan belahan diriku saling memakan aku terbuang dalam genangan kekalahan pernahkah kaupikirkan dagingku berpisah dengan tulang berebut kekuasaan atas secabik nyawaku aku tertawa sendiri lepas dari akal sehat
Padang 1999

Yusrizal KW , , , , ,

RASA KETIADAAN

November 10th, 2008
aku berjalan di lorong ibu yang kelam melihat surga yang tergantung di kaki cahaya aku tertimbun di mata hati kekasihku yang tidur menyeruak dua kaki ibu teramputasi oleh waktu yang miskin aku tak mengerti antara ibu dan kekasih keduanya membuat aku sendiri menangis aku semakin mati saja!
Padang 1999

Yusrizal KW , , , , ,