Archive

Archive for the ‘Iwan Mohamad’ Category

Pesona Menyentuh

October 27th, 2008

Cinta adalah bagian rasa yang tak terpisahkan dalam jiwa setiap manusia.
Dan, meski kesendirian kadang dibutuhkan untuk meresapi hasrat hati,
Keinginan untuk berbagi mewujudkan sebuah kerinduan akan hadirnya pasangan jiwa,
Sebagai tempat menuangkan rasa cinta sesungguhnya.

Sebuah kewajaran naluri
yang tidak bisa terpungkiri.

Dari “Swara Jiwa”, Iwan Mohamad
Malang, 00:30, 30-08-98

Iwan Mohamad

Harmoni ‘Smara

October 27th, 2008
Kadang perenungan diriku tercurah dalam untaian nada dan baris lirik di puisi, yang mengekspresikan warna jiwa saat itu.
Lapanglah yang tersisa, saat aku berhasil menyajikan keutuhannya dalam sebuah puisi yang terlagukan.

Sebagaimana lirik sebuah lagu, di mana baris kata-kata yang ada dibatasi oleh keselarasan iramanya, maka puisi yang tercipta kadang tak terekspresikan dengan leluasa, yang menjadikannya untaian kata tak bebas di puisi yang sederhana.
Meski tanpa bermaksud mengurangi kedalaman maknanya.

Dan kali ini aku ingin berbagi tentang geletar suka dan nelangsa yang pernah menyentuh. Geletar rasa yang pernah hadir proses pencarian sang Kejora.

Iwan Mohamad

swara jiwa

October 27th, 2008

Jalan hidupku yang kerap berpindah di pertiwi ini, mengajarkan banyak hal, terutama keharusan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baruku.
Dan sebagai insan biasa yang tiada pernah mampu menggapai kesempurnaan jiwa, berkali aku jatuh karena salah menyelami laku, kata, dan kebiasaan seputarku.
Perenungan diri kemudian menjadi jalan yang terpilih untuk sebuah pembenahan agar kelak tak lagi mudah tersungkur.
Kadang perenungan diriku tercurah dalam baris kata yang mengekspresikan warna jiwaku saat itu.
Sebagian mengalir dalam untaian nada yang mengalun dari dawai gitarku, yang menjadikannya harmoni nada dan kata tak bebas di puisi yang sederhana.

Cetusan swara jiwaku, yang kini ingin kubagi ….

Iwan Mohamad